Lebak–Seba Baduy 2026 kembali hadir sebagai salah satu tradisi budaya paling sakral dan bermakna di Provinsi Banten. Lebih dari sekadar tontonan, perhelatan ini menghadirkan pengalaman bathin yang mengajak masyarakat untuk merasakan langsung nilai-nilai kehidupan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat adat Baduy.

Tradisi Seba Baduy merupakan ritual tahunan yang dilakukan oleh Urang Kanekes sebagai bentuk penghormatan dan penyampaian amanat kepada Pemerintah. Dengan cara berjalan kaki menempuh perjalanan panjang dari wilayah adat di Kanekes, Lebak, mereka membawa pesan luhur tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Mengusung tema ” Ngajaga Amanat, Ngarumat Jagat “, Seba Baduy 2026 mengandung makna mendalam tentang kewajiban menjaga titipan leluhur serta merawat Bumi sebagai ruang hidup bersama. Nilai-nilai kearifan lokal ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya hidup sederhana, jujur dan selaras dengan Alam.

Kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 24 hingga 26 April 2026, bertempat di Alun-alun Serang dan Gedung Negara Provinsi Banten. Masyarakat luas diundang untuk hadir, menyaksikan sekaligus merasakan langsung suasana khidmat dan penuh makna dari tradisi yang telah diwariskan secara turun temurun ini.

Seba Baduy bukan hanya tentang perjalanan fisik, akan tetapi sebuah perjalanan spiritual dan budaya yang sarat akan pesan kehidupan. Mari datang, lihat langsung dan rasakan maknanya, sebuah warisan budaya yang mengajarkan kita untuk terus menjaga Amanat dan Merawat Jagat. Sebuah perjalanan dan budaya yang salah satunya Seba Baduy merupakan budaya leluhur yang tidak boleh hilang, dan harus di teruskan oleh anak cucu sebagai sebuah warisan bangsa, khususnya Provinsi Banten dan umumnya bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

By Asep