PANDEGLANG | redaksinews.id|Persoalan pengairan menjadi salah satu perhatian pelaku usaha tani di Kp. Sindangsari, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.
Badru Ziaman, pelaku usaha tani yang mengembangkan tanaman cabai dan pepaya, menilai pengaturan irigasi menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas lahan pertanian.
Di wilayah tersebut, sumber air sebenarnya cukup melimpah. Namun, persoalan yang dihadapi petani lebih berkaitan dengan pengaturan, pembagian, dan pemanfaatan air ke lahan yang belum optimal.
Salah satu sistem yang dapat dikembangkan adalah irigasi cacing, yakni sistem pengairan yang menyalurkan air secara perlahan dan terkontrol menuju area tanaman. Sistem tersebut dapat membantu petani mengatur pemberian air sesuai kebutuhan tanaman serta mengurangi pemborosan air.
Bagi petani cabai dan pepaya, pengairan yang teratur menjadi penting karena kebutuhan air tanaman harus dijaga tanpa menyebabkan lahan terlalu kering maupun terlalu jenuh.
Badru berharap persoalan irigasi menjadi perhatian dalam pengembangan pertanian di Pagadungan. Menurutnya, melimpahnya sumber air harus diikuti dengan sistem distribusi yang jelas, sehingga air benar-benar dapat dimanfaatkan oleh lahan-lahan pertanian masyarakat.
Selain irigasi, petani juga menghadapi persoalan pembagian pupuk subsidi yang belum merata serta edukasi dan pendampingan pertanian yang belum maksimal.
Karena itu, kebutuhan petani tidak hanya berupa bantuan pupuk, tetapi juga pembenahan tata kelola irigasi, pemerataan sarana produksi, serta pendampingan teknis agar petani mampu mengelola lahan secara lebih efektif.
“Potensi airnya ada. Yang dibutuhkan petani adalah bagaimana air tersebut bisa diatur dan dialirkan secara tepat ke lahan,” menjadi poin utama yang dapat ditekankan dalam pemberitaan.
