BRI Pandeglang galakkan senam pagi secara rutin

Pandeglang, redaksinews.info – Bank BRI Cabang Pandeglang menggalakkan kegiatan senam pagi secara rutin bagi karyawan.

Senam pagi dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran seluruh karyawan BRI.

Pimpinan Bank BRI Cabang Pandeglang, Indrayana mengatakan, kegiatan senam pagi berlangsung di halaman kantor cabang yang diikuti oleh seluruh karyawan BRI.

Kegiatan senam pagi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental bagi seluruh insan BRI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

“Melalui senam pagi rutin ini diharapkan memiliki tubuh yang lebih bugar, pikiran yang lebih segar, serta semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah,” kata Indra, Senin.

Dikatakannya, kegiatan senam pagi menjadi sarana untuk mempererat tali kebersamaan antar pegawai, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

“Melalui kegiatan senam pagi dapat mendorong terciptanya budaya hidup sehat di kalangan karyawan, sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal dalam melayani masyarakat,” harapnya. (Red)

KELURAHAN PAGADUNGAN MEMBENTUK KELUARGA SADAR HUKUM (KADARKUM)

Berdasarkan Surat Pelaksanaan Pelatihan Paralegal Serentak Khusus dari Kemenkumham Banten

Pandeglang, redaksinews.info/ Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang secara resmi membentuk Keluarga Sadar Hukum (KADARKUM) sebagai upaya memperkuat kesadaran dan pemahaman hukum masyarakat di tingkat kelurahan.

Pembentukan KADARKUM ini didasarkan pada Surat Pelaksanaan Pelatihan Paralegal Serentak Khusus yang dikeluarkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten Nomor: W.12-HN.04.03-152 tanggal 17 November 2025, yang menginstruksikan pelaksanaan pelatihan paralegal di desa/kelurahan se-Provinsi Banten. Dalam surat tersebut, salah satu peserta dari Kelurahan Pagadungan tercatat atas nama Edi Gutoyo yang menjadi perwakilan dalam kegiatan pelatihan paralegal yang dilaksanakan pada 19–20 November 2025 bertempat di Aula Kecamatan Majasari.

Lurah Pagadungan, Yudhi Murzan Adhi Nugraha, SH., M.Si, menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif pembentukan KADARKUM ini. Menurut beliau, kehadiran KADARKUM sangat penting sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam memahami hak dan kewajiban hukum, mendorong penyelesaian masalah hukum secara tepat, serta memperkuat budaya taat hukum di lingkungan kelurahan.

“Pembentukan KADARKUM di Kelurahan Pagadungan adalah langkah strategis untuk meningkatkan literasi hukum masyarakat. Kami berharap masyarakat lebih sadar, paham, dan berani menyampaikan permasalahan hukum melalui jalur yang tepat,” ujar Yudhi.

KADARKUM Kelurahan Pagadungan nantinya akan berkolaborasi dengan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan sesuai mandat Kemenkumham, serta menjadi mitra aktif dalam program penyuluhan hukum, advokasi, dan pendampingan warga.

Dengan terbentuknya KADARKUM ini, Kelurahan Pagadungan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan semakin sadar hukum.

Desa Paniis prioritaskan pembangunan infrastruktur dari DD Tahap II Tahun 2025

Pandeglang, suarapergerakn.id -Pemerintah Desa Paniis, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur desa sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam hal tersebut, Pada penyaluran Dana Desa (DD) tahap II Tahun 2025 sebagian besar anggaran masih difokuskan pada sektor pembangunan fisik.

\”Untuk anggaran Tahap II Tahun 2025 sebesar Rp. 585.740.800. Kami utamakan untuk pembangunan infrastruktur, seperti Paving block,\” kata Kepala Desa Paniis H. Akhmad Ikara di Pandeglang, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat, terutama untuk menunjang akses ekonomi dan aktivitas sehari-hari warga.

“Kami tetap fokus pada pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan lingkungan,\” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Pemdes Paniis juga membangun program Sarana Air Bersih (SAB) di empat titik lokasi di desa tersebut.

\”Pembangunan ini diharapkan bisa meningkatkan mobilitas warga dan mendukung perekonomian desa,” ujarnya.

H. Akhmad Ikara menambahkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan, pemerintah desa tetap mengedepankan prinsip transparansi dan partisipasi masyarakat. Warga turut dilibatkan dalam proses musyawarah, perencanaan, hingga pelaksanaan pembangunan.

“Kami ingin semua kegiatan yang dibiayai dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Dengan berjalannya pembangunan tahap kedua ini, Pemerintah Desa Paniis berharap dapat semakin berkembang dan mampu mendorong peningkatan ekonomi lokal.

Peringati hari sumpah pemuda, Bupati Dewi: pemuda sebagai generasi bangsa

Pandeglang, suarapergerkanan.id – Bupati Pandeglang, Dewi Setiani menyampaikan Peran pemuda sebagai generasi bangsa harus mampu berkontribusi nyata terhadap kemajuan pembangunan.

\”Pemuda harus beraksi dan berkontribusi untuk membangun daerahnya masing – masing, karena untuk mewujudkan Indonesia maju harus dibangun dari Provinsi, Kabupaten yang maju, oleh sebab itu pemuda harus menjadi tonggak utama kemajuan bangsa,\” kata Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani usai melaksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, ke-97, Selasa (28/10/2025) di Alun-alun Pandeglang.

\”Kemajuan bangsa tidak akan terwujud tanpa partisipasi aktif dari generasi muda sebagai tonggak utama bangsa,\”tambanya.

Menurutnya, saat ini kita hidup diera serba cepat dan penuh perubahan di tengah-tengah perkembangan dunia digital, Pemuda Indonesia harus menjadi pelaku perubahan, bukan hanya penonton, tapi harus jadi pelaku utama pembangunan,\” tuturnya.

Ia berharap momentum Hari Sumpah Pemuda ini menjadi waktu yqng tepat untuk melakukan refleksi diri, sudah sejauh mana kita berkontribusi untuk bangsa, apakah kita telah menjadi bagian dari solusi, atau justru menjadi penonton ditengah perubahan, saatnya kita buktikan bahwa generasi muda adalah generasi yang siap beraksi bukan hanya bereaksi.

Dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tingkat Kabupaten Pandeglang
Bupati Raden Dewi Setiani menjadi Inspektur Upacara, adapun tema Peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini mengambil tema Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu.

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tingkat Kabupaten Pandeglang dihadiri pula oleh Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, Forkopimda, para pegawai serta pera pelajar.

Dosen FH Unpam Serang sosialisasikan legalitas kepemilikan tanah di Pandeglang

Pandeglang, redaksinews.info/ – Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang (UNPAM) Serang memberikan penyuluhan hukum melalui pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Kertasana Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut di pandu oleh salah Dosen FH UNPAM Serang, Herlina yang bertema Legalitas Kepemilikan Tanah Pasca Pemberlakuan PP Nomor 18 Tahun 2021.

Herlina menjelaskan pentingnya masyarakat memahami perubahan regulasi terkait kepemilikan tanah. Menurutnya, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 menegaskan bahwa bukti kepemilikan tanah tradisional seperti petok, letter C atau girik tidak lagi diakui sebagai alat bukti tertulis hak atas tanah setelah lima tahun diberlakukannya aturan tersebut.

“Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada warga Desa Kertasana agar segera mensertifikatkan tanahnya. Karena setelah batas waktu yang ditentukan, dokumen seperti girik hanya dianggap sebagai petunjuk, bukan bukti kepemilikan yang sah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kertasana Uhadi menyatakan apresiasinya kepada tim Dosen UNPAM Serang atas inisiatif memberikan edukasi hukum yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada UNPAM Serang, karena informasi seperti ini penting agar warga tidak kehilangan hak atas tanahnya hanya karena ketidaktahuan terhadap regulasi baru,” katanya.

Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan masyarakat Desa Kertasana semakin sadar akan pentingnya legalitas kepemilikan tanah dan segera melakukan sertifikasi guna memperoleh kepastian hukum atas hak tanahnya.

Selain itu, Universitas Pamulang (Unpam) resmi menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau APDESI Provinsi Banten dalam rangka memperkuat pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Unpam dan APDESI Banten tersebut bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintahan desa, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui sinergi itu, Unpam berkomitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas aparatur desa, pemberdayaan masyarakat serta penerapan hasil riset dan inovasi kampus di tingkat desa.