BRI Pandeglang galakkan senam pagi secara rutin

Pandeglang, redaksinews.info – Bank BRI Cabang Pandeglang menggalakkan kegiatan senam pagi secara rutin bagi karyawan.

Senam pagi dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran seluruh karyawan BRI.

Pimpinan Bank BRI Cabang Pandeglang, Indrayana mengatakan, kegiatan senam pagi berlangsung di halaman kantor cabang yang diikuti oleh seluruh karyawan BRI.

Kegiatan senam pagi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental bagi seluruh insan BRI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

“Melalui senam pagi rutin ini diharapkan memiliki tubuh yang lebih bugar, pikiran yang lebih segar, serta semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah,” kata Indra, Senin.

Dikatakannya, kegiatan senam pagi menjadi sarana untuk mempererat tali kebersamaan antar pegawai, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

“Melalui kegiatan senam pagi dapat mendorong terciptanya budaya hidup sehat di kalangan karyawan, sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal dalam melayani masyarakat,” harapnya. (Red)

180 peserta ikuti Tailor Made Training Polda Banten

Serang, redaksinews.info – Polda Banten kembali membuka Tailor Made Training (TMT) Gelombang V Tahun 2025 yang bertempat di Balai Latihan Poliran Polda Banten pada Kamis (20/11).

Kegiatan ini dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, hadir dalam kegiatan terus Pejabat Utama Polda Banten, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Peningkatan Produktivitas Ady Nugroho, serta Instruktur Pelatihan.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa pada hari ini dilaksanakan Tailor Made Training Gelombang V.

“Program TMT ini merupakan pelatihan berbasis kebutuhan riil di lapangan, yang dirancang dan disesuaikan dengan potensi wilayah sasaran. Pelatihan ini ditujukan bagi masyarakat wilayah hukum Polda Banten, terutama bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan atau membutuhkan peningkatan keterampilan produktif untuk memperoleh lapangan kerja,” ujar Kapolda Banten.

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa Berdasarkan data Badan Pusat Statistik jumlah pengangguran di Provinsi Banten mencapai 412.360 jiwa.

“Jumlah penduduk Provinsi Banten sebanyak 11,08 juta jiwa. Pada Agustus 2025, jumlah pengangguran mencapai 412.360 jiwa dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 6,64%, menempati peringkat ke-4 tertinggi secara nasional,” jelas Kapolda Banten.

Dengan kondisi tersebut Polda Banten melalui program Poliran bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi Kota Serang untuk melatih dan memberdayakan masyarakat agar memiliki keterampilan kerja.

Adapun pelatihan yang akan Dilaksanakan Meliputi: Bidang Pelatihan Smart Farming (Hydroponic Automatic System), Bidang Sistem Smart Building (Pemasangan Sistem Integrasi Bangunan Cerdas), Bidang Pelatihan Smart Creative IT Skill (Pembuatan Konten Sosial untuk Media Sosial) dan Bidang Pelatihan Smart Creative IT (Optimalisasi Pemasaran melalui Media Sosial)

Kemudian, Bidang Pelatihan Smart Creative IT Skill (Operasional Tools Generative AI untuk Konten Digital dan Bisnis) serta Bidang Pelatihan Smart Manufacturing (Penerapan Predictive Maintenance untuk Mesin Produksi)

Irjen Pol Hengki menambahkan bahwa Tailor Made Training kali ini diikuti oleh 180 peserta. “Terdiri atas 60 peserta reguler dan 120 peserta dari keluaran TMT Gelombang I sampai IV yang akan menerima sosialisasi tentang pekerjaan ke luar negeri. Pelatihan akan dilaksanakan selama 8 hari, mulai tanggal 20 sampai dengan 28 November 2025,” tambahnya.

Diakhir, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kota Serang serta seluruh instansi terkait.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kota Serang serta seluruh instansi terkait yang telah memberikan dukungan, terutama dalam penyediaan instruktur dan materi pelatihan yang aplikatif serta sesuai dengan kebutuhan lapangan,” tutupnya.

Desa Paniis prioritaskan pembangunan infrastruktur dari DD Tahap II Tahun 2025

Pandeglang, suarapergerakn.id -Pemerintah Desa Paniis, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur desa sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam hal tersebut, Pada penyaluran Dana Desa (DD) tahap II Tahun 2025 sebagian besar anggaran masih difokuskan pada sektor pembangunan fisik.

\”Untuk anggaran Tahap II Tahun 2025 sebesar Rp. 585.740.800. Kami utamakan untuk pembangunan infrastruktur, seperti Paving block,\” kata Kepala Desa Paniis H. Akhmad Ikara di Pandeglang, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat, terutama untuk menunjang akses ekonomi dan aktivitas sehari-hari warga.

“Kami tetap fokus pada pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan lingkungan,\” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Pemdes Paniis juga membangun program Sarana Air Bersih (SAB) di empat titik lokasi di desa tersebut.

\”Pembangunan ini diharapkan bisa meningkatkan mobilitas warga dan mendukung perekonomian desa,” ujarnya.

H. Akhmad Ikara menambahkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan, pemerintah desa tetap mengedepankan prinsip transparansi dan partisipasi masyarakat. Warga turut dilibatkan dalam proses musyawarah, perencanaan, hingga pelaksanaan pembangunan.

“Kami ingin semua kegiatan yang dibiayai dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Dengan berjalannya pembangunan tahap kedua ini, Pemerintah Desa Paniis berharap dapat semakin berkembang dan mampu mendorong peningkatan ekonomi lokal.

Gubernur Banten sebut kerukunan umat jadi ukuran kemajuan daerah

Serang, redaksinews.info/ – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada tingkat kerukunan masyarakatnya. Menurutnya Provinsi Banten adalah provinsi terbuka dan menjunjung tinggi keberagaman sejak masa Kesultanan Banten, yang mana nilai keberagaman itu terbukti mampu menghadirkan kehidupan sosial yang harmonis dan menjadi kekuatan kolektif bagi masyarakat.

“Saya percaya bahwa kemajuan sebuah daerah diukur dari kerukunannya. Simbol dan situs sejarah membuktikan bahwa keberagaman telah hadir berabad-abad di Banten,” ujar Andra Soni saat menghadiri Refleksi 97 Tahun Sumpah Pemuda sekaligus Pengukuhan Kader Kerukunan Umat Beragama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang di Sekretariat FKUB Kota Serang, Senin malam (27/10/2025).

Andra Soni mengatakan, kerukunan yang terjaga selama ini di Banten telah memberikan dampak nyata terhadap pembangunan. Termasuk pertumbuhan ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif.

Hal ini ditunjukkan dengan investasi pada semester pertama 2025 telah melampaui Rp 60 triliun disertai pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,33 persen pada triwulan kedua dan berada di atas rata-rata nasional. Inflasi pun terkendali sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan bahwa berbagai program pemerintah pusat untuk masyarakat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memberikan manfaat signifikan bagi lebih dari satu juta pelajar di Provinsi Banten. Program Sekolah Gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKH swasta juga telah dinikmati oleh lebih dari 65 ribu pelajar.

“Semua ini terjadi karena toleransi di tengah masyarakat Banten tumbuh secara pesat. Perbedaan merupakan sumber kekuatan yang harus terus dirawat untuk kemajuan daerah,” imbuhnya.

Andra Soni mengapresiasi FKUB Kota Serang yang telah menginisiasi kegiatan pengkaderan kerukunan umat beragama sebagai langkah menjaga keharmonisan masyarakat. Terutama dalam menghadapi tantangan era digital yang rentan terhadap penyebaran hoaks dan provokasi.

“Kader FKUB memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan lintas agama. Pendidikan toleransi harus terus disosialisasikan untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu persatuan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kota Serang KH Matin Syarkowi menuturkan bahwa sejarah telah mengajarkan pentingnya mayoritas melindungi kelompok minoritas. Sebagai mitra pemerintah, FKUB berkewajiban memastikan amanat konstitusi tentang kebebasan beragama terlaksana secara nyata.

“Perbedaan agama adalah keniscayaan dan merupakan anugerah Tuhan. Tugas kita menjadikannya sebagai kekuatan untuk membangun masyarakat yang lebih maju,” ujarnya.

Pengukuhan kader kerukunan umat beragama angkatan pertama ini turut disaksikan Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim beserta perwakilan lintas agama. Pengukuhan dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Serang Subagyo. Penguatan peran FKUB di tengah masyarakat akan semakin memperkokoh persatuan serta mempercepat terwujudnya Banten yang maju, adil, merata, dan bebas dari konflik sosial.

Unpam dan APDESI jalin kerjasama wujudkan tri dharma perguruan tinggi

Pandeglang, redaksinews.info/ – Universitas Pamulang (Unpam) resmi menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau APDESI Provinsi Banten dalam rangka memperkuat pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi di Desa Kertasana Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang pada Kamis (23/10).

Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Unpam dan APDESI Banten tersebut bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintahan desa, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui sinergi itu, Unpam berkomitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas aparatur desa, pemberdayaan masyarakat serta penerapan hasil riset dan inovasi kampus di tingkat desa.

Direktur Unpam Dr. Imam Sofi\’i mengatakan suatu kebanggaan bekerjasama, karena bisa melakukan penerapan tri darma perguruan tinggi di pemerintahan desa.

\”Dengan MoA ini maka Unpam bisa melakukan kegiatan wajib PKM dosen dan mahasiswa di desa dengan memberikan penyuluhan edukatif serta bisa juga pihak APDESI memberikan kuliah umum di kampus terkait pemerintahan desa,\” katanya.

Uhadi menyambut baik ada nya MOA UNPAM dan APDESI merah putih serta desa kertasana karena bisa memberikan penyuluhan ke masyarakat agar masyarakat sdm nya bisa terus berkembang dan bisa juga memberikan masukan terhadap Managemen pemerintahan desa husus nya dibidang teknologi desa

Sementara itu, Sekjen DPP APDESI Merah Putih, Uhadi menyambut baik atas kerja sama tersebut dan menilai bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi akan membawa manfaat besar bagi pemerintah desa.

\”Dengan ini kami bisa memberikan penyuluhan ke masyarakat agar sumber daya manusianya bisa terus berkembang dan memberikan masukan terhadap manajemen pemerintahan desa khususnya dibidang teknologi desa,” ujarnya.

Melalui kerja sama itu, Unpam dan APDESI Banten sepakat untuk melaksanakan berbagai program bersama seperti pelatihan aparatur desa, penelitian kolaboratif dan program kreativitas mahasiswa (PKM).

Selanjutnya, kerja sama itu diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam menciptakan hubungan sinergis antara perguruan tinggi dan pemerintah desa demi kemajuan masyarakat Banten.