CU KEP MANDIRI Gelar Diskusi Bulanan, Tekankan Transparansi dan Konsistensi Aset

Sidoarjo ,Media redaksinews.info/ | Koperasi Kredit (CU) KEP MANDIRI kembali menggelar diskusi bulanan yang membahas perkembangan organisasi setelah evaluasi bulan sebelumnya. Dalam pertemuan tersebut, para pengurus dan anggota menekankan pentingnya konsistensi dalam pencocokan saldo agar laporan keuangan CU semakin akurat dan transparan.

Evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa pencatatan keuangan dan pelaporan aset harus terus diperbarui secara berkala. Dengan demikian, anggota bisa mengetahui perkembangan jumlah aset CU secara jelas, sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap manajemen koperasi.

“Transparansi adalah kunci. Dengan konsistensi dalam mencocokkan saldo, kita bisa memastikan aset yang dimiliki CU selalu ter-update dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Mei Diah Anggrayani (Ketua CU )

Rapat evaluasi bulanan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun CU yang sehat, profesional, dan terpercaya. Selain itu, konsistensi pencatatan diharapkan mampu menjadi dasar dalam pengambilan keputusan strategis ke depan.

Dengan langkah ini, CU menegaskan komitmennya untuk terus menjaga akuntabilitas, keterbukaan, dan kepercayaan anggota sebagai pondasi utama dalam mengembangkan koperasi.

Belanda Kembalikan 30.000 Artefak ke Indonesia, Prabowo Bertemu Raja Willem-Alexander

Jakarta, Media redaksinews.info/ | Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Belanda akan mengembalikan sebanyak 30.000 artefak bersejarah yang pernah dibawa dari Indonesia pada masa kolonial.

Kesepakatan penting ini disampaikan usai pertemuan Prabowo dengan Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch, Den Haag, pada Jumat (26/9/2025).

Menurut Prabowo, pengembalian 30.000 artefak tersebut menjadi momen bersejarah sekaligus simbol penghormatan terhadap warisan budaya Indonesia. “Sebanyak 30.000 artefak peninggalan nenek moyang kita akan segera kembali ke tanah air,” ujar Presiden.

Pemerintah Indonesia menyambut baik langkah Belanda yang dinilai memperkuat hubungan bilateral, sekaligus membuka peluang kerja sama lebih luas dalam bidang kebudayaan, pendidikan, dan diplomasi internasional.

Dengan pengembalian ribuan artefak bersejarah ini, Indonesia diharapkan dapat memperkaya penelitian sejarah, memperkuat identitas bangsa, serta melestarikan warisan leluhur untuk generasi mendatang.