Mahasiswa Unpam Serang gelar PKM di Pandeglang: implementasi alat deteksi banjir berbasis IoT Internet of Things

Pandeglang, redaksinews.info – Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) sukses melaksanakan kegiatan program kreativitas mahasiswa (PKM) di SMKS Al-Ihya Kaduronyok, Pandeglang, dengan mengusung tema “Implementasi alat pendeteksi banjir berbasis Internet of Things (IoT)” pada Minggu 19 Oktober 2025 lalu.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan penerapan teknologi tepat guna dalam menghadapi potensi bencana banjir di lingkungan sekitar.

Kegiatan PKM ini diikuti dengan antusias oleh para siswa-siswi dan guru SMKS Al-Ihya. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswwa UNPAM memperkenalkan alat pendeteksi banjir berbasis IoT yang mampu memantau ketinggian air secara real-time melalui sensor ultrasonik yang terhubung ke jaringan internet, salah satu media internet yang digunakan adalah aplikasi telegram.

Data ketinggian air kemudian dikirimkan ke platform digital yang dapat diakses melalui ponsel (telegram), sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi dini saat air mulai naik.

Salah satu mahasiswa menjelaskan bahwa inovasi ini dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya di daerah rawan banjir, agar dapat melakukan langkah pencegahan lebih cepat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari dibangku kuliah ke dalam bentuk nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Guru SMKS Al-Ihya menyambut baik kegiatan ini, karena tidak hanya menambah wawasan siswa mengenai teknologi internet of things, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya inovasi di bidang mitigasi bencana.

Pihak sekolah berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan, agar siswa lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan lingkungan.

Kegiatan PKM ini dibagi beberapa sesi. Selain untuk demo alat pendeteksi banjir, adapula beberapa sesi tanya jawab yang bertujuan untuk melatih siswa supaya aktif bertanya sekaligus mengulas materi agar para mahasiswa bisa memastikan bahwa audiens (siswa) benar-benar mengerti dan memahami materi yang telah disampaikan.

Melalui kegiatan ini, UNPAM menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan teknologi berbasis IoT yang bermanfaat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. (Iqbal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *