‎Presiden Prabowo Kaget Ada 200 Anak Perusahaan Pertamina yang Sulit Diaudit

‎‎Jakarta |redaksinews.info | Presiden Prabowo Subianto mengaku terkejut saat mengetahui bahwa perusahaan energi milik negara, Pertamina, memiliki sekitar 200 anak perusahaan. Hal ini disampaikannya dalam sebuah forum yang membahas tata kelola perusahaan negara dan transparansi pengelolaan keuangan.‎‎

Dalam pernyataannya, Prabowo menilai jumlah anak perusahaan yang begitu banyak perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Ia bahkan mengaku baru mengetahui bahwa sebagian anak perusahaan tersebut memiliki aturan yang membuatnya tidak mudah untuk diaudit.

‎‎Menurut Prabowo, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan negara. Ia menegaskan bahwa semua perusahaan yang berkaitan dengan BUMN seharusnya tetap berada dalam sistem pengawasan yang jelas.‎‎

“Bagaimana mungkin perusahaan yang mengelola aset negara tidak bisa diaudit?” ungkapnya dengan nada heran.‎‎Ia juga menekankan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap struktur perusahaan dan regulasi yang mengatur pengawasan anak usaha BUMN. Tujuannya agar pengelolaan perusahaan negara dapat berjalan lebih transparan dan profesional.‎‎

Jumlah anak perusahaan yang mencapai ratusan tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan. Para pengamat menilai restrukturisasi dan penguatan sistem audit sangat diperlukan agar pengelolaan aset negara dapat dipantau secara efektif.‎‎

Pernyataan Presiden ini memunculkan kembali diskusi publik mengenai tata kelola BUMN dan pentingnya memastikan bahwa seluruh entitas yang terkait dengan perusahaan negara tetap berada dalam koridor transparansi serta akuntabilitas kepada masyarakat.‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *