BRI Pandeglang galakkan senam pagi secara rutin

Pandeglang, redaksinews.info – Bank BRI Cabang Pandeglang menggalakkan kegiatan senam pagi secara rutin bagi karyawan.

Senam pagi dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran seluruh karyawan BRI.

Pimpinan Bank BRI Cabang Pandeglang, Indrayana mengatakan, kegiatan senam pagi berlangsung di halaman kantor cabang yang diikuti oleh seluruh karyawan BRI.

Kegiatan senam pagi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental bagi seluruh insan BRI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

“Melalui senam pagi rutin ini diharapkan memiliki tubuh yang lebih bugar, pikiran yang lebih segar, serta semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah,” kata Indra, Senin.

Dikatakannya, kegiatan senam pagi menjadi sarana untuk mempererat tali kebersamaan antar pegawai, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

“Melalui kegiatan senam pagi dapat mendorong terciptanya budaya hidup sehat di kalangan karyawan, sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal dalam melayani masyarakat,” harapnya. (Red)

YLSM-JMB Banten Desak Penghentian Pembangunan Pabrik AMDK PT Tirta Fresindo Jaya yang Diduga Melanggar Tata Ruang dan Memprivatisasi Sumber Air

Pandeglang, Banten — Yayasan Lembaga Sosial Masyarakat Justicia Masyarakat Banten (YLSM-JMB) Provinsi Banten mendesak DPR RI dan Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera menghentikan seluruh aktivitas pembangunan Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) milik PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ), anak perusahaan Mayora Group, yang berlokasi di Desa Cadasari, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Pembangunan pabrik tersebut diduga kuat melanggar ketentuan tata ruang, mengalihfungsikan lahan pertanian produktif, serta berpotensi memprivatisasi sumber daya air melalui penggunaan enam titik sumur bor air tanah di kawasan tersebut.

YLSM-JMB menegaskan bahwa lokasi pembangunan pabrik berada di area yang menurut Perda RTRW Kabupaten Pandeglang dan Perda RTRW Provinsi Banten termasuk kawasan resapan air, kawasan lindung geologi, serta Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B). Kondisi ini dinilai sangat berisiko terhadap keberlanjutan lingkungan dan dapat mengancam ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Aktivitas penyedotan air tanah skala besar oleh industri seperti PT TFJ dikhawatirkan menyebabkan penurunan debit air, memperburuk produktivitas pertanian, serta memicu krisis air berkepanjangan di wilayah sekitar.

Ketua JMB, Cecep Solihin, mengkritik keras kehadiran industri AMDK di kawasan yang seharusnya dilindungi. “Pemerintah seharusnya berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan perusahaan besar. Pembangunan pabrik AMDK di kawasan resapan air adalah bentuk pengabaian terhadap hak hidup masyarakat. Kami tidak akan tinggal diam ketika sumber daya air rakyat diprivatisasi oleh korporasi,” tegas Cecep. Ia menambahkan bahwa JMB akan terus mengawal permasalahan ini hingga pemerintah bertindak tegas. “Kami membuka data, kami mengkaji lokasi, dan hasilnya jelas: pembangunan ini bermasalah dan harus dihentikan.”

YLSM-JMB juga mengingatkan bahwa keberadaan pabrik tersebut berpotensi menimbulkan konflik sosial dan agraria akibat perebutan sumber daya air antara industri dan masyarakat. Selain itu, potensi pelanggaran terhadap izin lingkungan dan perizinan air tanah harus segera diaudit secara menyeluruh. “Air adalah hak hidup rakyat. Tidak ada satu pun perusahaan yang boleh mengurangi akses masyarakat terhadap sumber daya air,” tegas perwakilan YLSM-JMB dalam rilis resminya.

Dalam pernyataannya, YLSM-JMB menyampaikan empat tuntutan: pertama, penutupan enam titik sumur bor dan penghentian total pembangunan pabrik AMDK PT TFJ; kedua, audit izin serta kajian lingkungan hidup secara mendalam dan independen; ketiga, penegakan hukum atas dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan; dan keempat, pemulihan hak masyarakat atas air bersih dan lahan pertanian. YLSM-JMB menegaskan siap menggelar aksi massa besar-besaran serta menempuh jalur hukum apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah tegas.

Sebagai penguat argumen, YLSM-JMB turut melampirkan citra satelit, peta RTRW, serta peta kawasan KP2B yang menunjukkan secara jelas bahwa lokasi pembangunan pabrik tidak sesuai dengan peruntukan ruang. Koordinat area pembangunan berada pada titik -6.254316, 106.118532 di wilayah Desa Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Data tersebut menjadi bukti kuat bahwa pembangunan industri AMDK di lokasi tersebut tidak selaras dengan konsep pembangunan berkelanjutan dan perlindungan sumber daya agraria masyarakat.

Koordinasi Danramil 0102/Cadasari dan Kecamatan Koroncong Percepat Pendataan Lahan Pembangunan Koperasi Merah Putih

Pandeglang, redaksnews.info l Dalam rangka mempercepat proses pendataan lahan untuk pembangunan fasilitas Koperasi Merah Putih, Komandan Koramil 0102/Cadasari Kapten Inf Mane menggelar rapat koordinasi bersama Camat Koroncong pada Jum’at pukul 14.00 WIB, bertempat di Aula Kecamatan Koroncong. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Kepala Desa se-Kecamatan Koroncong serta Ketua KDKMP.

Rapat koordinasi ini membahas langkah strategis terkait penentuan lokasi, kelengkapan administrasi, dan percepatan proses pendataan lahan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Mane menegaskan pentingnya sinergi antara unsur TNI, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa.

Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pendataan lahan berjalan cepat, tepat, dan tetap sesuai aturan. Kolaborasi ini menjadi kunci utama agar pembangunan Koperasi Merah Putih dapat segera direalisasikan,” ujar Kapten Inf Mane.

Camat Koroncong juga menyampaikan komitmennya dalam mendukung seluruh tahapan pendataan.

Pemerintah kecamatan siap memfasilitasi dan mengoordinasikan setiap kebutuhan di lapangan. Kami berharap pendataan dapat selesai tepat waktu sehingga pembangunan koperasi dapat segera dimulai,” ungkapnya.

Para kepala desa yang hadir pun memberikan laporan awal terkait potensi lahan yang dapat dijadikan lokasi pembangunan. Ketua KDKMP menambahkan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih akan membuka peluang usaha baru serta memperkuat perekonomian masyarakat.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, seluruh pihak sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama demi kelancaran pembangunan Koperasi Merah Putih, yang diharapkan menjadi salah satu instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Koroncong.

Bangun Personal Branding, Prodi Sistem Informasi Unpam Gelar Pelatihan Pembuatan Website Portofolio di SMK Pasundan 1 Kota Serang

Serang, redaksinewa.info – Mahasiswa Universitas Pamulang Serang, Program Studi Sistem Informasi, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan mengusung tema “Pelatihan Pembuatan Website Portofolio untuk Meningkatkan Personal Branding” bertempat di SMK Pasundan 1 Kota Serang.

Kegiatan ini diketuai oleh Indra Maulana dengan empat anggota tim, yaitu Amalia Sofa, Dzaky Al-Ghifary, Gina Novianti, dan Risnayanti. Pelatihan diikuti oleh 28 siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang antusias mengikuti rangkaian materi dan praktik.

Acara dibuka langsung oleh Kepala SMK Pasundan 1 Kota Serang, Bapak Wakhid Risanto, ST., S.Pd., MM., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa kemampuan membuat website portofolio merupakan keterampilan penting bagi siswa sebagai bentuk kesiapan memasuki dunia kerja dan era digital.

Kegiatan PKM ini juga didampingi oleh Dosen Pembimbing, Ibu Shopi Nurul Hasanah, S.Kom., M.Kom., serta dihadiri oleh perwakilan guru SMK Pasundan 1 Kota Serang. Dalam arahannya, beliau menjelaskan bahwa personal branding berbasis website mampu membantu siswa menampilkan kompetensi, karya, dan pengalaman secara profesional.

Selama sesi pelatihan, peserta dibimbing untuk memahami dasar struktur website, mengenal konsep portofolio digital, serta praktik langsung membuat halaman portofolio sederhana. Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengenalan materi hingga praktik pembuatan desain website.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para siswa mampu membangun citra diri yang lebih profesional serta memiliki media portofolio yang dapat digunakan untuk mendaftar magang, melanjutkan pendidikan, maupun memasuki dunia kerja.

Kegiatan PKM berjalan lancar dan mendapat respons positif baik dari peserta maupun pihak sekolah. Pelatihan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas kompetensi siswa di era digital.(Indra Maulana)

180 peserta ikuti Tailor Made Training Polda Banten

Serang, redaksinews.info – Polda Banten kembali membuka Tailor Made Training (TMT) Gelombang V Tahun 2025 yang bertempat di Balai Latihan Poliran Polda Banten pada Kamis (20/11).

Kegiatan ini dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, hadir dalam kegiatan terus Pejabat Utama Polda Banten, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Peningkatan Produktivitas Ady Nugroho, serta Instruktur Pelatihan.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa pada hari ini dilaksanakan Tailor Made Training Gelombang V.

“Program TMT ini merupakan pelatihan berbasis kebutuhan riil di lapangan, yang dirancang dan disesuaikan dengan potensi wilayah sasaran. Pelatihan ini ditujukan bagi masyarakat wilayah hukum Polda Banten, terutama bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan atau membutuhkan peningkatan keterampilan produktif untuk memperoleh lapangan kerja,” ujar Kapolda Banten.

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa Berdasarkan data Badan Pusat Statistik jumlah pengangguran di Provinsi Banten mencapai 412.360 jiwa.

“Jumlah penduduk Provinsi Banten sebanyak 11,08 juta jiwa. Pada Agustus 2025, jumlah pengangguran mencapai 412.360 jiwa dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 6,64%, menempati peringkat ke-4 tertinggi secara nasional,” jelas Kapolda Banten.

Dengan kondisi tersebut Polda Banten melalui program Poliran bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi Kota Serang untuk melatih dan memberdayakan masyarakat agar memiliki keterampilan kerja.

Adapun pelatihan yang akan Dilaksanakan Meliputi: Bidang Pelatihan Smart Farming (Hydroponic Automatic System), Bidang Sistem Smart Building (Pemasangan Sistem Integrasi Bangunan Cerdas), Bidang Pelatihan Smart Creative IT Skill (Pembuatan Konten Sosial untuk Media Sosial) dan Bidang Pelatihan Smart Creative IT (Optimalisasi Pemasaran melalui Media Sosial)

Kemudian, Bidang Pelatihan Smart Creative IT Skill (Operasional Tools Generative AI untuk Konten Digital dan Bisnis) serta Bidang Pelatihan Smart Manufacturing (Penerapan Predictive Maintenance untuk Mesin Produksi)

Irjen Pol Hengki menambahkan bahwa Tailor Made Training kali ini diikuti oleh 180 peserta. “Terdiri atas 60 peserta reguler dan 120 peserta dari keluaran TMT Gelombang I sampai IV yang akan menerima sosialisasi tentang pekerjaan ke luar negeri. Pelatihan akan dilaksanakan selama 8 hari, mulai tanggal 20 sampai dengan 28 November 2025,” tambahnya.

Diakhir, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kota Serang serta seluruh instansi terkait.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kota Serang serta seluruh instansi terkait yang telah memberikan dukungan, terutama dalam penyediaan instruktur dan materi pelatihan yang aplikatif serta sesuai dengan kebutuhan lapangan,” tutupnya.