Tunggal Putra Indonesia Alwi Farhan Taklukkan Wakil Irlandia Nhat Nguyen di French Open 2025.

Paris, Media redaksinews.info/ | Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, sukses meraih tiket ke perempat final usai lakukan comeback melawan Nhat Nguyen (Irlandia) pada laga yang berlangsung di lapangan 2 Rennes Glaz Arena, Prancis, Kamis (23/10/2025).

Pada pertandingan sengit itu, Alwi menang 3 gim dengan skor 16-21, 21-12, 21-17. Alwi Farhan memulai laga dengan baik dan Alwi sempat unggul 11-10 di interval. Setelah interval Nguyen berhasil bangkit dan akhirnya Alwi kalah 16-21.

Pada gim kedua, Alwi tampil lebih taktis dan disiplin dalam mengatur tempo permainan. Alwi Farhan memimpin 11-7 di interval dengan permainan yang lebih sabar dan terukur. Usai jeda interval, ia semakin mendominasi, memperlebar jarak menjadi 16-8 dan Alwi akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan meyakinkan 21-12.

Pada gim ketiga, Alwi Farhan tampil atraktif dan menutup interval dengan keunggulan 11-5. Setelah jeda Alwi tetap tenang dan mampu menjaga ritme permainan. Akhirnya menuntaskan laga dengan kemenangan 21-17.

“Alhamdulillah, bersyukur bisa memenangkan pertandingan hari ini. Seperti sebelumnya, saya bisa mengontrol cara berpikir di lapangan. Kesulitan-kesulitan bisa saya atasi, dan ketika lawan mulai mengejar, saya cepat mengubah permainan untuk kembali memegang kendali,\” ujar Alwi Farhan.

Dosen FH Unpam Serang sosialisasikan legalitas kepemilikan tanah di Pandeglang

Pandeglang, redaksinews.info/ – Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang (UNPAM) Serang memberikan penyuluhan hukum melalui pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Kertasana Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut di pandu oleh salah Dosen FH UNPAM Serang, Herlina yang bertema Legalitas Kepemilikan Tanah Pasca Pemberlakuan PP Nomor 18 Tahun 2021.

Herlina menjelaskan pentingnya masyarakat memahami perubahan regulasi terkait kepemilikan tanah. Menurutnya, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 menegaskan bahwa bukti kepemilikan tanah tradisional seperti petok, letter C atau girik tidak lagi diakui sebagai alat bukti tertulis hak atas tanah setelah lima tahun diberlakukannya aturan tersebut.

“Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada warga Desa Kertasana agar segera mensertifikatkan tanahnya. Karena setelah batas waktu yang ditentukan, dokumen seperti girik hanya dianggap sebagai petunjuk, bukan bukti kepemilikan yang sah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kertasana Uhadi menyatakan apresiasinya kepada tim Dosen UNPAM Serang atas inisiatif memberikan edukasi hukum yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada UNPAM Serang, karena informasi seperti ini penting agar warga tidak kehilangan hak atas tanahnya hanya karena ketidaktahuan terhadap regulasi baru,” katanya.

Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan masyarakat Desa Kertasana semakin sadar akan pentingnya legalitas kepemilikan tanah dan segera melakukan sertifikasi guna memperoleh kepastian hukum atas hak tanahnya.

Selain itu, Universitas Pamulang (Unpam) resmi menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau APDESI Provinsi Banten dalam rangka memperkuat pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Unpam dan APDESI Banten tersebut bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintahan desa, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui sinergi itu, Unpam berkomitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas aparatur desa, pemberdayaan masyarakat serta penerapan hasil riset dan inovasi kampus di tingkat desa.

Kapolresta Sidoarjo Gelar Apel Kebangsaan Serikat Pekerja/Buruh Sidoarjo: Teguhkan Komitmen Persatuan dan Kondusivitas Daerah Sidoarjo

Sidoarjo, Media redaksinews.info/ | Ratusan buruh yang tergabung dalam berbagai federasi dan konfederasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Kabupaten Sidoarjo mengikuti Apel Kebangsaan Buruh yang digelar di halaman Polresta Sidoarjo, Kamis (23/10/2025) pagi. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan stabilitas di Kabupaten Sidoarjo.

Apel kebangsaan ini dihadiri oleh para pengurus Serikat Pekerja/Serikat Buruh dari berbagai sektor industri di Sidoarjo, bersama jajaran kepolisian Polresta Sidoarjo. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan antara buruh dan aparat kepolisian, dibawah terik matahari yang menyengat.

    Dalam apel tersebut, perwakilan Buruh membacakan Sumpah Buruh Indonesia dan membacakan Deklarasi Komitmen Buruh Sidoarjo, yang berisi beberapa poin penting, di antaranya:

    Kapolresta Sidoarjo, AKBP Cristian Tobing, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat dan sikap dewasa para Buruh dalam menjaga ketertiban dan keamanan. “Kami mengajak seluruh Serikat Pekerja/Serikat Buruh untuk ‘Jogo Sidoarjo’, bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini. Setiap kegiatan yang dilakukan oleh serikat pekerja tentu akan kami fasilitasi, dengan selalu membuka ruang koordinasi dan komunikasi untuk mencari solusi terbaik,” ujar Kapolresta Sidoarjo.

    Apel kebangsaan ini juga menjadi simbol sinergitas antara aparat keamanan dan kalangan Buruh. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul semangat kolaborasi yang kuat dalam menciptakan iklim hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan serta situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Sidoarjo.

    Meneguhkan Semangat Nasionalisme di Kalangan Buruh

    Selain menjadi ajang deklarasi damai, apel kebangsaan juga meneguhkan semangat nasionalisme di kalangan buruh. Para peserta apel menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat, sebagai wujud kecintaan terhadap tanah air dan komitmen menjaga keutuhan NKRI.

    Dengan semangat persatuan yang terbangun melalui apel kebangsaan ini, Serikat Pekerja/Serikat Buruh Sidoarjo bertekad terus memperjuangkan hak-hak pekerja secara bermartabat, damai, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.