Polisi tangkap dan lumpuhkan dua spesialis Curanmor lintas Provinsi

Serang, suarapergeraan.id – Dua orang spesialis pencurian motor (Curanmor) lintas Provinsi ditangkap dan lumpuhkan Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Serang.

Kedua pelaku yang bernama S (20) dan F alias D (24) merupakan spesialis parkiran warga Cikarang, Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak, diringkus dalam kamar mess sopir angkutan umum di daerah Tugu Utara, Kecamatan Koja Jakarta Utara, Kamis (2/10/2025) lalu.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menjelaskan penangkapan dua pelaku curanmor yang kerap membekali diri dengan air soft gun dan golok ini merupakan tindak lanjut dari laporan Umroh Masruroh, 19 tahun, warga Desa Cisitu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang.

“Korban melapor kehilangan motor Honda Scoopy saat berbelanja di Alfamart Neglasari, Kecamatan Tunjung Teja pada Senin malam (15/9) lalu,” kata Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady, Selasa.

Dari laporan tersebut, Tim Resmob yang dipimpin Bripka Sutrisno langsung bergerak ke lokasi kejadian. Setelah mendapatkan bukti petunjuk, Tim Resmob segera mengejar kedua pelaku, sampai akhirnya ditangkap dalam kamar mess sopir.

“Dalam penggeledahan, petugas mengamankan kunci T serta golok yang biasa digunakan dalam aksi kejahatan. Petugas pun langsung bergerak melakukan pengembangan untuk mendapatkan barang bukti motor hasil kejahatan.

“Dalam pengembangan itu, kedua mencoba melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur karena sudah membahayakan diri anggota,” terang Kapolres.

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengaku sudah puluhan kali melakukan aksi curanmor. Selain di Kabupaten Serang, keduanya juga melakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Kota Cilegon, dan Kabupaten Tangerang.

“Kedua tersangka ini merupakan pelaku curanmor lintas provinsi yang sudah puluhan kali beraksi. Barang bukti yang sudah kami amankan, diantaranya sebilah golok, air soft gun, kunci T serta motor Scoopy hasil kejahatan,” jelasnya.

Modus operandinya, pelaku merusak kunci kontak motor yang terparkir menggunakan kunci T. Air soft gun dan golok yang dibawa pelaku digunakan untuk mengancam jika aksinya dipergoki pemilik motor atau warga.

“Untuk motor hasil kejahatan, pelaku menjualnya ke penadah dengan harga yang bervariasi. Untuk identitas penadah sudah diketahui dan masih dalam pegejaran,” tegasnya.

Polda Banten Salurkan 160 Ton hasil panen Jagung Kuartal III Ke Bulog

Tangerang, redaksinews.info/ – Polda Banten turut mendukung program ketahanan pangan nasional dengan menyalurkan hasil panen jagung sebanyak 160 ton dari kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 kepada Perum Bulog.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Cibangkok, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang pada Rabu (08/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, didampingi sejumlah pejabat tinggi pemerintah, TNI, dan Polri

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui produktivitas jagung di wilayah Banten.

Selain kegiatan penanaman, turut dilakukan penyaluran hasil panen jagung Kuartal III kepada Perum Bulog. Sebanyak 160 ton jagung dan hasil panen kelompok tani binaan di wilayah Banten tersebut dikirim menuju Gudang Bulog Kabupaten Serang menggunakan 20 unit truk dengan kapasitas 8 ton per truk.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat rantai distribusi hasil pertanian dan mendukung ketersediaan pangan di daerah Banten.

Dalam hal tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa Polda Banten berkomitmen mendukung program ketahanan pangan dan memastikan pelaksanaannya berjalan aman serta bermanfaat bagi masyarakat.

\”Kehadiran Polda Banten dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan di wilayah hukum Polda Banten. Selain itu Polda Banten berkomitmen mendukung penuh setiap program ketahanan pangan yang dijalankan pemerintah. Melalui sinergi dan pengamanan terpadu, kami memastikan kegiatan penanaman hingga penyaluran hasil panen berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,\” ujar Kapolda Banten.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberhasilan ini menunjukkan bahwa kerja sama antara lintas sektor. \”Keberhasilan penyaluran 160 ton jagung ke Bulog ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama lintas sektor di Banten berjalan efektif dan solid. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan kelompok tani membuktikan bahwa kolaborasi yang baik mampu memperkuat rantai pasok pangan serta menjaga kestabilan ekonomi masyarakat,\” tambahnya.

Diakhir Kapolda Banten berharap atas terselenggaranya kegiatan tersebut. \”Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh nyata semangat gotong royong dan kolaborasi positif antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Melalui sinergi yang berkelanjutan, kami yakin program ketahanan pangan akan semakin kuat dan mampu memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Banten,\” harapnya.

Gubernur Banten dampingi Wapres Gibran tanam Jagung serentak

Tangerang, Banten, redaksinews.info/ – Gubernur Banten Andra Soni mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan tanam jagung serentak kuartal IV di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Rabu (8/10)

Gubernur Banten menyampaikan dalam kesempatan tersebut melaporkan bahwa stok pangan di wilayahnya Tahun 2025 tercatat surplus.

“Alhamdulillah, stok cadangan pangan di Provinsi Banten surplus pada tahun 2025 ini,” katanya.

Ia mengatakan bahwa stok cadangan pangan yang tersedia sebanyak 523 ton dari kewajiban 370 ton sehingga terjadi surplus 153 ton. Adapun stok cadangan pangan di kabupaten kota mencapai 1.982 ton dari kewajiban 1.416 ton. Catatan tersebut menunjukkan terjadi surplus sebanyak 566 ton.

Menurut Andra Soni, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat dan Polri atas berbagai bantuan di sektor pertanian kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

“Saya meyakini sinergi bersama seluruh stakeholder ini akan terus meningkatkan produktivitas pertanian di Provinsi Banten untuk mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” ujarnya.

Andra Soni menjelaskan, produksi padi pada periode Januari–Oktober 2025 mencapai lebih dari 1,7 juta ton gabah kering giling (GKG) dari luas panen 328.000 hektare. Jumlah ini melebihi capaian tahun lalu sebanyak 1,5 juta ton GKG atau naik 234.218 ton.

\”Kami optimistis produksi padi di Banten sampai Desember 2025 dapat mencapai lebih dari 2 juta ton dan naik menjadi peringkat delapan besar nasional,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan, luas panen jagung saat ini mengalami peningkatan seluas 2.539 hektar atau meningkat 18 ton lebih pada periode Januari – Oktober 2025. Atau ada peningkatan produksi jagung pipilan 14 persen.

Produksi tersebut katanya sebagian besar diserap oleh 12 industri pakan yang membutuhkan jagung pipilan kering sebagai bahan baku industri pakan di Provinsi Banten. Kebutuhannya sendiri mencapai 1,5 juta ton pipilan kering per tahun.

“Untuk memenuhi kebutuhan itu, kami akan bersinergi memperluas areal tanam di wilayah Banten Selatan dengan target produksi jagung pipilan kering sebesar 79.000 ton per tahun,” katanya.

Wapres Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi atas capaian sejauh ini. Ia menekankan bahwa hasil tersebut harus dipertahankan dan cakupannya diperluas.

“Apalagi di Banten ini banyak pabrik pakan ternak dan peternak mandiri. Jadi sudah ada industri yang menampung hasil jagung dengan baik,” jelasnya.

Ke depan, Wapres berharap Bulog sebagai offtaker dapat melakukan inovasi dan terobosan baru untuk meningkatkan penyerapan hasil panen.

“Jika ada hasil panen yang belum memenuhi spesifikasi, misalnya kadar air atau aflatoksin masih tinggi, tolong dicarikan solusi bersama,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian dan paket sembako dari Polri untuk masyarakat sekitar. Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stan hasil olahan pertanian dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemeriksaan kesehatan dan pembagian vitamin gratis.

Sebagai informasi, penanaman jagung serentak kuartal IV yang diinisiasi Polri dilaksanakan di lahan seluas 50 hektare hasil kerja sama dengan Provinsi Banten. Dalam kegiatan tersebut, Polri juga memberangkatkan sebanyak 1.268 ton jagung secara serentak untuk diserap Bulog di seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan gerakan tanam jagung dimaksudkan untuk mendukung penguatan ketahanan pangan dalam negeri.

“Sejak periode 2020 hingga 2024, jajaran Polri turut berkontribusi menyukseskan swasembada pangan dengan produksi jagung mencapai 1,3 juta ton,” pungkasnya.

Hari Ini Fokus ke Bab 4: Mengolah dan Mendeskripsikan Data Kuesioner

Sidoarjo, Media redaksinews.info/ | Kegiatan Pelatihan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) hari ini memasuki tahap penting, yaitu pembahasan Bab 4 yang berfokus pada pengolahan dan pendeskripsian data hasil kuesioner (questionnaire).

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan analisis data dan pemahaman terhadap hasil survei yang telah dikumpulkan. Meski sebelumnya hasil sudah disajikan melalui presentasi visual, tim litbang diingatkan bahwa tugas utama peneliti bukan hanya menampilkan angka, tetapi juga mendeskripsikan makna di balik data tersebut.

“Kita tidak cukup hanya berhenti pada tabel dan grafik. Bab 4 ini menuntut kita bisa menjelaskan arti setiap temuan dengan bahasa yang mudah dipahami,” ujar Wisnu (WADAS)

Dalam sesi ini, tim litbang belajar bagaimana cara:

Mengolah data dari hasil kuesioner menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif.

Menarik makna dari angka dan persentase untuk menjelaskan kesejahteraan, kepuasan, atau persepsi responden.

Menyusun narasi hasil penelitian yang runtut dan logis sesuai struktur akademik.

Selain itu, pelatihan juga menekankan pentingnya ketelitian dalam membaca pola data, agar kesimpulan yang dihasilkan bisa mendukung rumusan masalah dan tujuan penelitian secara tepat.

Pelatihan Litbang ini menjadi bagian dari rangkaian pembekalan riset bagi anggota organisasi yang sedang menyusun laporan penelitian berbasis data lapangan. Dengan pendampingan intensif di setiap bab, tim litbang diharapkan mampu menghasilkan laporan akhir yang tidak hanya akurat, tetapi juga menggambarkan kondisi riil dari hasil survei secara komprehensif.

“Kita ingin peserta benar-benar memahami bahwa setiap angka punya cerita. Mendeskripsikan hasil berarti menghubungkan data dengan konteks sosialnya,” tambah Wisnu

Kegiatan akan berlanjut ke Bab 5, yaitu pembahasan kesimpulan dan rekomendasi penelitian, yang direncanakan pada sesi berikutnya.

Sekda Banten dampingi Kapolri tinjau lokasi Program Ketapang nasional

Tangerang, redaksinews.info/ – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi mendampingi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau gladi bersih Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (7/10/2025) kemarin.

Sekda Banten Deden Apriandhi mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Banten terhadap upaya pemerintah pusat dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.

“Pemprov Banten siap berkolaborasi dengan semua pihak, baik kepolisian, kementerian, pemerintah daerah, maupun masyarakat agar program-program ketahanan pangan dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Pemilihan lokasi penanaman jagung di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang seluas 50 hektare ini bukan tanpa alasan. Deden mengatakan, sesuai arahan Presiden dan Gubernur Banten Andra Soni, lahan tidur yang ada di Banten akan dimanfaatkan agar menjadi produktif. Selain itu, lokasinya yang dekat dengan pabrik pakan dan gudang Bulog akan memudahkan petani untuk menjual hasil panen mereka nanti.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan Kapolri bersama Sekda Banten melihat langsung kesiapan di lapangan, mulai dari area penanaman, stand pameran hasil pertanian, hingga sarana dan prasarana pendukung. Mereka juga memastikan kesiapan personel dari jajaran Kepolisian, TNI, Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD, dan instansi vertikal yang terlibat.

Selain itu, pengaturan lalu lintas, keamanan lokasi, serta kesiapan tim kesehatan turut dicek untuk menjamin seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan aman. Kapolri mengapresiasi koordinasi lintas instansi di Banten yang dinilainya berjalan baik dan solid dalam mendukung program strategis nasional di bidang pangan.

Kegiatan gladi bersih ini menjadi bagian penting dari upaya memastikan kesiapan Banten sebagai tuan rumah utama pelaksanaan Penanaman Jagung Serentak Nasional Kuartal IV Tahun 2025. Program ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas lahan, dan memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat pedesaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim, Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, serta Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko.